Tampilkan postingan dengan label PON XVIII RIAU TAHUN 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PON XVIII RIAU TAHUN 2012. Tampilkan semua postingan
Upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 berlangsung meriah dan spektakuler,bahkan mengalahkan euforia dan kemegahan Acara Pembukaan PON XVIII. Penutupan PON XVIII ini kental dengan sentuhan budaya lokal Melayu Purba dan Temporer dipadukan dengan teknologi tata cahaya, menjadi satu kesatuan yang istimewa dan luar biasa.
Main show closing ceremony PON XVIII Riau dimulai pukul 19.30. Diawali dengan kedatangan Wakil Presiden Susilo Budiono  bersama istri ke Stadion Utama Riau kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya setelah itu muncullah Counting down timer selama 10 detik di lapangan stadion, setelah hitungan selesai itu letusan kembang api yang indah penuh warna-warni dikombinasikan dengan cahaya yang indah menjadi penghias langit Stadion utama Riau.
                   
Setelah pesta kembang api dilanjutkan dengan berbagai tarian khas Riau dan Juga Tarian dan nyanyian beberapa daerah di Indonesia yang melambangkan keanekaragaman Indonesia. Yang cukup menarik perhatian adalah penampilan Tarian Kolosal yang ditaja oleh Seniman dan Budayawan Lokal Riau, tarian ini bertajuk 'Dalam Kasih Sayang Air'.

Air dan peradaban sebagai suatu kesatuan di sebuah kawasan yang sekarang bernama Riau yang sedari 3000 tahun sebelum masehi (SM). Seiringan dengan kedatangan gelombang manusia pertama dari daratan Asia yang lemudian diidentifikasi sebagai Suku Sakai dan Talang Mamak yang kemudian bermetamarfose sebagai melayu Riau. Air menjadi penaut yang melahirkan kemegahan simbol Lancang Kuning yang senantiasa memberikan pesan kearifan pada masa sekarang.
Visualisasi Peradaban Air Melalui Lancang Kuning
Acara pembukaan PON XVIII ini begitu monumental untuk dilewatkan. Grand Theme penutupan Dalam kasih Sayang Air yang dipersembahkan oleh Seniman dan Budayawan Riau,bermaterikan musik,tari,teater,sastra dan animasi. Alunan musik kompang dan gebano terdengar syahdu dan dilanjutkan dengan Musik Begawai yaitu suatu bentuk kesedihan dari Suku Talang Mamak ,dan musik ini memberikan nuansa bahwa event PON akan berakhir yang berarti adanya perpisahan dan identik dengan kesedihan, Lagu Nandung juga mengiringi acara penutupan ini, nandung merupakan bentuk musik dialog dengan diri sendiri yang dapat ditangkap sebagai nasihat dan nandung  didendangkan oleh melayu klasik dalam suasana hati yang sendu. Setelah bersedih karena berakhirnya PON XVIII dilanjutkan dengan alunan musik penghibur kesedihan,Musik Calempong dan Musik Randai kuantan menjadi simbol penghibur kesedihan, kemudian juga musik tradisional Patam-Patam juga diperdengarkan, patam-patam merupakan musik tradisional yang mengiringi Silat sebagai bentuk pertahanan diri.

Parade Tarian Melayu Yang diiringi Musik,Teater dan Sastra melayu
Kompang dan Gebano, Musik Begawai, lagu Nandung,Musik Calempong, Randai Kuantan, patam-patam kian menjadi lengkap ketika dipadukan dengan Gerak Tari. Tari Olang-Olang,tarian Tradisional Suku Sakai yang menggambarkan makhluk kayangan mencintai makhluk bumi, kemudian Tarian Mainang yang biasa ditemui dalam pertunjukan randai juga menjadi suguhan yang menarik. Tarian Zapin ,tari masyarakat Riau Pesisir juga hadir di acara penutupan ini yang melambangkan inspirasi Riau pada masa kini.

Alunan Musik dan gerak tari dikombinasikan dengan tater yang menawan dengan menapilkan kondisi Masyarakat Pedalaman Riau , kemudian juga menampilkan ekspresi peradaban air melalui transportasi air Lancang Kuning dan juga ditampilkan ekspresi permainan anak-anak.
Tari Melayu Riau
                   
Tidak lengkap jika Musik,gerak tari  dan teater melayu ditampilkan tanpa Sastra Melayu. Naindung tradisi sastra lisan pesisir riau ditampilkan, tidak ketinggalan juga tradisi sastra lisan masyarakat pedalaman Sakai yaitu Dikei, dalam acara penutupan ini juga ditampilkan pantun melayu. Sajak modern juga ditampilkan sebagai gambaran bahwa Sajak modern Indonesia menggunakan bahasa Indonesia sedangkan bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu Riau.
Lighting Malam Penutupan PON XVIII Riau tahun 2012
Setelah disuguhkan atraksi Seni, Musik dan Sastra Melayu kemudian acara penutupan PON XVIII dilanjutkan dengan arakan devile per Cabang Olahraga. Devile Cabang Olahraga Dayung medapat sambutan yang cukup hangat dari penonton, Cabang Olahraga Dayung mempersebahkan 7 medali emas, 5 Perak dan 8 perunggu dan mengantarkan Tuan Rumah Riau Sang Juara Umum di cabang dayung.
Animasi Cabang Olahraga Dayung
            
Setelah itu PON secara resmi ditutup oleh Wakil Predisen Budiono dan dilanjutkan dengan pemadaman Api obor oleh Ilusionis Laser,dan juga dilakukan penurunan Bendera PON dan bendera tersebut diserahkan Gubernur Riau H.M.Rusli zainal kepada Gubernur Jawa Barat selaku Tuan rumah penyelenggraan PON XIX.

Acara penutupan PON XVIII makin semarak dengan hadirnya penyanyi ibukota Titi DJ, Ruth Sahanaya, Ari Lasso, Ahmad Dhani, Triad, Cici Paramida dan Geisha. Pesta kembang Api yang spektakuler yang menghiasi langit Stadion utama Riau menjadi penutup Acara Penutupan PON XVIII Riau tahun 2012
Pesta Kembang Api Penutupan PON XVIII

                       
Medali Emas
  1.  Eka Okta Rorianus (Dayung-Kano 1 Orang Putra)
  2. Ikhwan Randi,Weri Febrianto,Maizir R,Rio Akbar (Dayung-Kayak Putra 4 Orang)
  3.  Gede Siman Sudarta (Renang- 200 meter gaya punggung putra)
  4.  Hakmali Sauda (Atletik- nomor jalan cepat 10 ribu meter)
  5. Dimas Satrio Wibowo (Aeromodeling-Aerobatic Kendali Radio)
  6. Johanes Wihardja (Sepatu roda)
  7. Silfia setiawan (Sepatu roda) 
  8. Stevanus Wihardja (Sepatu Roda)
  9.  Ifos Alfa Ria (Balap Motor Perorangan 110cc) 
  10. Margaretha Herawati (Selam Biffins 100meter/Selam Kolam)
  11. Margaretha Herawati (Selam Biffins 200meter/Selam Kolam)
  12. Asmaul Husna (Karate-Kumite Perorangan Putri Kelas 68Kg)
  13. Gede Siman Sudartawa (Renang- 100 meter gaya punggung putra)
  14. Muhammad Try Saputra (Senam-Palang Tunggal Putra)
  15. Fatmawati (Angkat Besi-Kelas 63kg)
  16. Asrelawandi (Binaraga-Kelas 60kg) 
  17. Muhammad Reza (Tarung Derajat-Kelas 67,1 – 70Kg) 
  18. Bari Agustini (Menembak-25 meter Pistol Women) 
  19. Wiko, Pance Pardenata, Zulhendra dan Tanzil Hadid (Dayung-Rowing nomor M 4 X)
  20. Tanzil Hadid (Dayung-Rowing 1 orang Putera Kayuh ganda) 
  21. Reynaldi Z (Angkat berat-Kelas 105kg+)
  22. Dani/Lilik Endang Jarwati (Terbang layang-Precision Landing Mix Double) 
  23. Lilik Endang Anjarwati (Terbang Layang- Duration Flight putri Double Seater)
  24. Tanzil Hadid, M Iqbal, Julpikar, Wiko, Robi Alis, Romi Saputra, Hendra ,Pance Paredenata, Azwar (Dayung-Rowing M 8+) 
  25. Anang Yulianto (Menembak-25 meter standar pistol perorangan putra)
  26. Anang Yulianto, Totok Tri Martono dan Safrin Sihombing (Menembak-25 meter standar pistol beregu) 
  27. Totok Trimatono (Menembak- nomor rapid fire pistol putra jarak 50 meter
  28. Dragon Boat 1.000 meter putra dengan 12 pedayung
  29. Selam Laut M. Course Putri
  30. Eka Bayu (Panjat tebing-nomor boulder perorangan putra)
  31. Syafrin Sihombing (Menembak-Center Fire 25m putra)
  32. Syafrin Sihombing,Anang Yulianto, Totok Trimatono (Menembak-Center Fire 25m putra)
  33.  Erlinawati (Menembak-nomor Individual 50 meter Rifle Prone Women)
  34. Sri Rahayu (kelas 84 Kg)
  35. Squash- nomor beregu campuran  
  36. Putra Dicky Amanda (Pencak Silat kelas C)
  37. Almad Siregar (Pencak Silat kelas F)  
  38. David Agung Susanto/Tito Parulian (Tenis Ganda Putra Riau)
  39. Eka Bayu, Dani S, M Syahrurozi, Ade Andriani dan Nita S (Panjat tebing-nomor Boulder tim Campuran)
  40. Yon Mardiono (Tenis Meja-Perorangan Putra)
  41. Dragon boat nomor 250 meter  
  42. Ayu Lestari, Nurhidayati, Sella Triyadi R (Panahan-Nomor  Beregu Aduan Ronde Nasional) 
  43.  Annisa Putri (Kempo-kelas Randori Perorangan 51 Kg)



Medali Perak
  1. Dayung Kayak 4 orang putri
  2. Nur Wahyu Apriani (Balap Sepeda Nomor Lintas Alam)
  3. Muhammad Try Saputra (Senam Artistik Perseorangan Serba Bisa Putra) 
  4. Sulastri (Lempar Cakram Putri)
  5. Gede Siman Sudarta (Renang-200 meter gaya ganti perorangan putra) 
  6. Dimas Satrio Wibowo (Aeromodeling-remote control acrobatic heli/F3C)
  7. Muhammad Try Saputra (Senam-Palang Sejajar Putra) 
  8. Rindu Tiara (Senam- Balok keseimbangan) 
  9. I Gede Darma Susila (Binaraga-kelas 85+ kg)
  10. Redy Wijaya (wushu-Nomor Taolu)
  11. Bari Agustini,Harum Wuhmiyar, dan Indrayani (Menembak-Pistol Putri nomor beregu jarak 10meter)
  12. Tim Beregu Sepak Takraw Putri
  13. Bari Agustini (Menembak - kelas10 meter Air Pistol Women)
  14. Bari Agustini,Harum Wuhmiyar, dan Indrayani (Menembak-relay pistol putri nomor beregu jarak 25 meter)
  15. Rolando Pardomua (Wushu-Kelas 56kg Putra)
  16. Hetda darian Sitompul (Wushu-Kelas 60kg Putra)
  17. Robi Alis, M Iqbal, Julpikar dan Romi Saputr (Dayung-Lightweight Man 4- /LM-4)
  18. Tengku Said Fawzi Alfattah dan Feri Fadli  (Dayung-M 2)
  19. Totok Trimartanto (Menembak-25 meter standar pistol perorangan putra)
  20. Amalia KP (Taekwondo-kelas Over 73kg putri)
  21. Taufik (Ateltik-Lempar Cakram)
  22. Tim perahu naga Putra riau
  23. Bowling (Single putra)
  24. Eka Bayu (Panjat tebing-nomor lead perorangan)
  25. Anang Yulianto (Menembak-Center Fire 25m putra) 
  26. Selam laut 5 Point Course Putra
  27. Kristian L Tobing (Atletik- Jalan Cepat 20 km)
  28. Dayung nomor Perahu Naga jarak 500 meter putra 22 pedayung
  29. Satdul (Angkat Berat kelas 93 kg)
  30. Marican Purba (Tinju-kelas 54 Kg Women’s Bantam) 
  31. Rini Maisuri (Angkat Berat-Kelas 84+ kg putri)
  32. Rizki Afriyanto (Angkat Berat- kelas 120+kg) 
  33. Angkat berat Kelas 93 Kg PUTRA 
  34. Catur Catur Standar / Klasik PUTRI
  35. Para Layang (Nomor Lintas Alam jarak beregu Putra)
  36. Para Layang (Nomor Lintas Alam jarak beregu Putri)  
  37. Biliard  Pool 9 Ball Single Putra
  38. David Agung Susanto (Tenis-Tunggal putra)



Medali Perunggu
  1. Andi Saputra-Jefri Gusman (Dayung-Kayak 2 Orang Putra)
  2. Dewi Mustika Marni (Senam Artistik Perseorangan Serba Bisa Putri)
  3. Kristian L Tobing (Atletik- nomor jalan cepat 10 ribu meter)
  4. Ikhwan Randi,Weri Febrianto,Maizir R,Rio Akbar (Dayung-Kayak Putra 4 Orang 200meter)
  5. Eka Octa Rorianus (Dayung-Kano 1/C1)
  6. Wina apriani dan Raudina Fitra (Dayung-Cano Putri pasangan/C2).  
  7. Renang Tim Estafet Putra Nomor 4x100 meter.
  8. Hernius LBN Siantar (Atletik-Lari 800 meter putra)
  9. Ari Destio (Tarung Derajat-Kelas 61,1 – 64Kg) 
  10.  Syahrul Mubarak (Tarung Derajat-Kelas 52,1 – 55Kg) 
  11. Tim Catur Cepat beregu Putri
  12. Edi Kurniawan (Gulat-gaya grego roman kelas 50 kg) 
  13. Dannis Tiwa (Renang- 200m Gaya Bebas Putra)
  14. Tenis Meja (Beregu Putra) 
  15. Sukarjak (Wushu-Kelas 48kg Putra)
  16. Aulia Ramadhan (Taekwondo-Poomsae putra)
  17. Lilik Endang Jarwati (Terbang Layang-Precision Landing Putri Double Seater)
  18. Margaretha Herawati (Selam Laut 10.000meter)
  19. Tenis beregu putra 
  20. Ali Akbar (Aeromodelling-Control Line Combat/F2D)
  21. Wilhelminan Tutuarima, (Balap Sepeda ITT 20 Km putri)
  22. Renang Nomor 4x100meter Gaya Ganti Estafet Putra 
  23. Renang Nomor 4 x 200 M Gaya Bebas Estafet Putra
  24. Menembak beregu putra 50 meter (Sholeh, Sarozawato Zai, Dwi Brip Setiono)
  25. Sholeh (Menembak putra 50 meter)
  26. Dominggus Alberto (Tinju-kelas terbang 52kg)
  27. M Yunus Pane (Tinju-kelas berat 91kg)
  28.  Nani Mariani (Gulat-Kelas 55 kg Gaya Bebas)
  29. Lilik Endang Jarwati dan Dani (Terbang layang-Duration Flight putri Double Seater Beregu)
  30. Zulhendra dan Pance Paredenata (Dayung-M 2X) 
  31. Felinus Sihurah (Angkat berat-kelas 59 kilogram putra) 
  32. Fidia Kamalinda (Taekwondo-kelas 67 Kg putri)
  33. Agus Nuhrogo (Taekwondo-kelas under 80 Kg) 
  34. Mela Mayasari (Taekwondo-kelas under 62 Kg putri)
  35. Galuh Kogas Prakasa (Taekwondo-kelas over 87 Kg putra
  36. Tim perahu naga Putri riau
  37. Hendra Permana (Judo-kelas -100kg putra) 
  38. Dayung Nomor Perahu Naga jarak 500 meter putra 12 pedayung   
  39. Arimbi Ika Erfiana  (Taekwondo-kelas under 49 Kg putri.
  40. Titin Supartini (Taekwondo-kelas 67 Kg Gaya Bebas Putri
  41. Senam Artistik lantai Putri
  42. Dayung Nomor M (putra) 22 krew jarak 250 meter 
  43. Heravita M Taher (Tenis Tunggal Putri) 
  44. Gulat Gaya Bebas Kelas s/d 84 Kg PUTRA
  45. Gulat Gaya Bebas Kelas s/d 67 Kg PUTRI
  46.  Rudianto dan Efend (Foursome Golf Putra)
  47. Riski Juanda Putri dan Rizky Fedilla (Foursome Golf Putri) 
  48. Golf beregu Putra
  49. Angkat berat Kelas 59 Kg PUTRA 
  50. Catur Tim Catur Kilat Putra
  51. Paralayang (Nomor Ketepatan mendarat beregu Putri)
  52. Biliard  Master Putra 
  53. Randori Perorangan Kelas 60 Kg PUTRA

AEROMODELLING
Emas : 1. Dimas Satrio Wibowo (Aeromodeling-Aerobatic Kendali Radio)

Perak: 1.Dimas Satrio Wibowo (Aeromodeling-remote control acrobatic 
             heli/F3C)
Perunggu :1. Ali Akbar (Aeromodelling-Control Line Combat/F2D)




ANGKAT BESI
Emas :
  1.  Fatmawati (Angkat Besi-Kelas 63kg)
  2.  Reynaldi Z (Angkat berat-Kelas 105kg+)
Perak : -
Perunggu :
1. Felinus Sihurah (kelas 59 kilogram putra)


ANGKAT BERAT
Emas      : 
1.Sri Rahayu (kelas 84 Kg)
Perak     :
  1. Rini Maisuri (Angkat Berat-Kelas 84+ kg putri) 
  2. Rizki Afriyanto (Angkat Berat- kelas 120+kg) 
  3. Kelas 93 Kg PUTRA
Perunggu:
1. Kelas 59 Kg PUTRA




ATLETIK
Emas :
1.Hakmali Sauda (Atletik- nomor jalan cepat 10 ribu meter)

Perak :
  1. Sulastri (Lempar Cakram Putri)
  2.  Taufik (Ateltik-Lempar Cakram) 
  3. Kristian L Tobing (Atletik- Jalan Cepat 20 km) 

Perunggu
  1. Hernius LBN Siantar (Atletik-Lari 800 meter putra)
  2. kristian L Tobing (Atletik- nomor jalan cepat 10 ribu meter)


BALAP SEPEDA
Emas      :-
Perak     : 1. Nur Wahyu Apriani (Balap Sepeda Nomor Lintas Alam)
Perunggu: 1. Wilhelminan Tutuarima, (Balap Sepeda ITT 20 Km putri)


BERMOTOR
Emas       : 1.Ifos Alfa Ria (Balap Motor Perorangan 110cc)
Perak       : -
Perunggu  : -



BILIARD
Emas       : -
Perak       : Pool 9 Ball Single Putra
Perunggu : -



BINARAGA
Emas       : 1.Asrelawandi (Binaraga-Kelas 60kg)
Perak       : 1.I Gede Darma Susila (Binaraga-kelas 85+ kg)
Perunggu : -


BOWLING
Emas   :
Perak   : Single putra
Perunggu : Master Putra



CATUR
Emas       : -
Perak       : Catur Standar / Klasik PUTRI
Perunggu  :
  1. Tim Catur Cepat beregu Putri
  2. Tim Catur Kilat Putra


DAYUNG
Emas :
  1.  Eka Okta Rorianus (Dayung-Kano 1 Orang Putra)
  2.  Ikhwan Randi,Weri Febrianto,Maizir R,Rio Akbar (Dayung-Kayak Putra 4 Orang)
  3.  Wiko, Pance Pardenata, Zulhendra dan Tanzil Hadid (Dayung-Rowing nomor M 4 X) 
  4.  Tanzil Hadid (Dayung-Rowing 1 orang Putera Kayuh ganda) 
  5. Tanzil Hadid, M Iqbal, Julpikar, Wiko, Robi Alis, Romi Saputra, Hendra ,Pance Paredenata, Azwar (Dayung-Rowing M 8+)  
  6.  Dragon Boat 1.000 meter putra dengan 12 pedayung
  7. Dragon boat nomor 250 meter 
Perak :
  1. Dayung Kayak 4 orang putri 
  2.  Robi Alis, M Iqbal, Julpikar dan Romi Saputr (Dayung-Lightweight Man 4- /LM-4) 
  3. Tengku Said Fawzi Alfattah dan Feri Fadli  (M 2)
  4. Tim perahu naga Putra riau
  5. Dayung nomor Perahu Naga jarak 500 meter putra 22 pedayung
      
Perunggu :
  1.  Andi Saputra-Jefri Gusman (Dayung-Kayak 2 Orang Putra)
  2. Ikhwan Randi,Weri Febrianto,Maizir R,Rio Akbar (Dayung-Kayak Putra 4 Orang 200meter)
  3. Eka Octa Rorianus (Dayung-Kano 1/C1)
  4. Wina apriani dan Raudina Fitra (Dayung-Cano Putri pasangan/C2 
  5. Zulhendra dan Pance Paredenata (M 2X)
  6. Tim perahu naga Putri riau
  7. Dayung Nomor Perahu Naga jarak 500 meter putra 12 pedayung   
  8. Dayung Nomor M (putra) 22 krew jarak 250 meter 


GULAT
Emas      : -
PERAK     :-
Perunggu :
  1. Edi Kurniawan (Gulat-gaya grego roman kelas 50 kg) 
  2. Nani Mariani (Gulat-Kelas 55 kg Gaya Bebas) 
  3. Gulat Gaya Bebas Kelas s/d 84 Kg PUTRA
  4. Gulat Gaya Bebas Kelas s/d 67 Kg PUTRI


GOLF
Emas      : -
PERAK     :-
Perunggu :
  1. Rudianto dan Efend (Foursome Golf Putra)
  2. Riski Juanda Putri dan Rizky Fedilla (Foursome Golf Putri)
  3. Golf beregu Putra


JUDO
Emas  : -
Perak  :
Perunggu :
1. Hendra Permana (Judo-kelas -100kg putra)


KARATE
Emas      :
1. Asmaul Husna (Karate-Kumite Perorangan Putri Kelas 68Kg)
PERAK     :-
Perunggu :-


KEMPO
Emas :
1.Annisa Putri (Kempo-kelas Randori Perorangan 51 Kg)
Perak :-
Perunggu:
1.Randori Perorangan Kelas 60 Kg PUTRA


MENEMBAK
Emas      :
  1. Bari Agustini (Menembak-25 meter Pistol Women)
  2. Anang Yulianto (Menembak-25 meter standar pistol perorangan putra)
  3. Anang Yulianto, Totok Tri Martono dan Safrin Sihombing (Menembak-25 meter standar pistol beregu)
  4. Totok Trimatono (Menembak- nomor rapid fire pistol putra jarak 50 meter
  5. Syafrin Sihombing (Menembak-Center Fire 25m putra)
  6. Syafrin Sihombing,Anang Yulianto, Totok Trimatono (Menembak-Center Fire 25m putra)
  7.  Erlinawati Chalid (Menembak-nomor Individual 50 meter Rifle Prone Women)

Perak :
  1. Bari Agustini,Harum Wuhmiyar, dan Indrayani (Menembak-Pistol Putri nomor beregu jarak 10meter)
  2.  Bari Agustini (Menembak - kelas10 meter Air Pistol Women)
  3. Bari Agustini,Harum Wuhmiyar, dan Indrayani (Menembak-relay pistol putri nomor beregu jarak 25 meter)
  4. Totok Trimartanto (Menembak-25 meter standar pistol perorangan putra)
  5. Anang Yulianto (Menembak-Center Fire 25m putra)

Perunggu :
  1. Menembak beregu putra 50 meter (Sholeh, Sarozawato Zai, Dwi Brip Setiono)
  2. Sholeh (Menembak putra 50 meter)


PANAHAN
Emas :
  1.  Ayu Lestari, Nurhidayati, Sella Triyadi R (Panahan-Nomor  Beregu Aduan Ronde Nasional)
Perak :-
Perunggu :-


PANJAT TEBING
Emas :
  1. Eka Bayu (nomor boulder perorangan putra)
  2. Eka Bayu, Dani S, M Syahrurozi, Ade Andriani dan Nita S (Panjat tebing-nomor Boulder tim Campuran)

Perak :
1. Eka Bayu (nomor lead perorangan)


PARA LAYANG

Emas :
Perak :
  1. Para Layang (Nomor Lintas Alam jarak beregu Putra) 
  2.  Para Layang (Nomor Lintas Alam jarak beregu Putri)
Perunggu :
1. Paralayang (Nomor Ketepatan mendarat beregu Putri)




PENCAK SILAT
Emas :

  1. Putra Dicky Amanda (Pencak Silat kelas C)
  2. Almad Siregar (Pencak Silat kelas F)

Perak :
Perunggu :
1.M Parmadi yang turun di kelas D putra



RENANG

Emas :
  1. Gede Siman Sudarta (Renang-200 meter gaya punggung putra)
  2. Gede Siman Sudartawa (Renang- 100 meter gaya punggung putra)
Perak :
 1.Gede Siman Sudarta (Renang-200 meter gaya ganti perorangan putra)
Perunggu :
  1. Renang Nomor 4x100meter Gaya Ganti Estafet Putra
  2.  Dannis Tiwa (Renang- 200m Gaya Bebas Putra
  3. 4 x 200 M Gaya Bebas Estafet PUTRA
  4. 4 x 100 M Gaya Bebas Estafet PUTRA


SELAM
Emas :
  1. Margaretha Herawati (Selam Biffins 100meter/Selam Kolam)
  2. Margaretha Herawati (Selam Biffins 200meter/Selam Kolam)
  3. Selam Laut M. Course Putri
Perak :
1. Selam laut 5 Point Course Putra
Perunggu :
1.Margaretha Herawati (Selam Laut 10.000meter)


SENAM
Emas : 1.Muhammad Try Saputra (Senam-Palang Tunggal Putra)
Perak :
  1. Muhammad Try Saputra (Senam Artistik Perseorangan Serba Bisa Putra) 
  2. Muhammad Try Saputra (Senam-Palang Sejajar Putra) 
  3. Rindu Tiara (Senam- Balok keseimbangan) 
Perunggu :
  1. Dewi Mustika Marni (Senam Artistik Perseorangan Serba Bisa Putri)
  2. Senam Artistik lantai Putri


SEPAK TAKRAW :
Emas       :
Perak      :1. Tim Beregu Sepak Takraw Putri
Perunggu :


SEPATU RODA :
Emas :
  1. Johanes Wihardja (Sepatu roda)
  2. Silfia setiawan (Sepatu roda) 
  3. Stevanus Wihardja (Sepatu Roda) 


SQUASH
 Emas :
1.Squash- nomor beregu campuran
Perak :-
Perunggu :-


TAEKWONDO

Emas  : -
Perak :
1. Amalia KP (Taekwondo-kelas Over 73kg putri)
Perunggu :
  1. Aulia Ramadhan (Taekwondo-Poomsae putra)
  2. Fidia Kamalinda (Taekwondo-kelas 67 Kg putri)
  3. Agus Nuhrogo (Taekwondo-kelas under 80 Kg) 
  4. Mela Mayasari (Taekwondo-kelas under 62 Kg putri)
  5. Galuh Kogas Prakasa (Taekwondo-kelas over 87 Kg putra)
  6. Arimbi Ika Erfiana  (Taekwondo-kelas under 49 Kg putri.
  7. Titin Supartini (Taekwondo-kelas 67 Kg Gaya Bebas Putri


TARUNG DERAJAT
Emas : 1. Muhammad Reza (Tarung Derajat-Kelas 67,1 – 70Kg)
Perak : -
Perunggu :
  1. Ari Destio (Tarung Derajat-Kelas 61,1 – 64Kg) 
  2. Syahrul Mubarak (Tarung Derajat-Kelas 52,1 – 55Kg)


TENIS MEJA
Emas      :
1. Yon Mardiono (Tenis Meja-Perorangan Putra)
PERAK     :-
Perunggu :
1. Tenis Meja (Beregu Putra)

 
TENIS LAPANGAN
Emas      :
1. David Agung Susanto/Tito Parulian (Tenis Ganda Putra Riau)
PERAK     :
1.David Agung Susanto (Tenis-Tunggal putra)
Perunggu :
  1. Tenis beregu putra 
  2. Heravita M Taher (Tenis Tunggal Putri)



TERBANG LAYANG
Emas   :
  1. Dani/Lilik Endang Jarwati (Terbang layang-Precision Landing Mix Double)
  2. Lilik Endang Anjarwati (Terbang Layang- Duration Flight putri Double Seater)
Perak     :-
Perunggu : 
  1. Lilik Endang Jarwati (Terbang Layang-Precision Landing Putri Double Seater)
  2.  Lilik Endang Jarwati dan Dani (Terbang layang-Duration Flight putri Double Seater Beregu)



TINJU
Emas     :
Perak     :
1..Marican Purba (Tinju-kelas 54 Kg Women’s Bantam) 
Perunggu:
  1. Dominggus Alberto (Tinju-kelas terbang 52kg)
  2. M Yunus Pane (Tinju-kelas berat 91kg) 
 

WUSHU
Emas      : -
PERAK     :
  1. Redy Wijaya (wushu-Nomor Taolu)
  2. Rolando Pardomua (Wushu-Kelas 56kg Putra)
  3. Hetda darian Sitompul (Wushu-Kelas 60kg Putra)
Perunggu :
1.  Sukarjak (Wushu-Kelas 48kg Putra)



Atlet kempo Riau Annisa Putri berhasil meraih medali emas kelas Randori Perorangan Kelas 51 Kg setelah mengalahkan Atlet kaltim Isna Suryani.
Sebelum dimulai Pelaksanaan PON XVIII dan diawal pelaksanaan PON XVIII banyak cacian dan kritikan terhadap PON XVIII. Bahkan beberapa Media Massa memuat berita  dengan judul yang tidak pantas didengar misalnya, " MENDADAK PON ",  "DARURAT PON", PON MINIMALIS “RIAU TIDAK SIAP MENYELENGGARAKAN PON", VENUE PON BELUM RAMPUNG", VENUE PON RIAU TIDAK STANDAR", VENUE PON RIAU ROBOH".  Benarkah kondisinya demikian?  masalah kesiapan infrastruktur utama  dan infrastruktur pendukung lainnya seperti Kesiapan venue PON, masalah akomodasi (Wisma Atlet), Hotel/penginapan yang tidak layak, Transportasi, Jadwal, panasnya cucaca di Riau, Mahalnya harga makanan di Riau, Jauhnya Jarak Penginapan denagn arena pertandingan dan lain sebagainya. Alhamdulillah menjelang Penutupan PON XVIII Riau Tahun 2012, kritikan itu kini malah terbalik dan menjadi pujian bagi Riau sebagai Tuan Rumah pelaksana PON XVIII. Riau berusaha untuk berbuat maksimal hingga terwujudnya Catur Sukses PON XVIII

Berikut beberapa petikan dan kutipan pujian yang dilontarkan oleh Pihak lain terhadap Pelaksanaan PON XVIII : 


GAMAWAN FAUZI (MENTRI DALAM NEGERI)
Setelah saya melihat langsung kondisi Media Center, dan melihat beberapa media center di PON sebelumnya, Riau masih lebih baik, bahkan dari pada media center Seagames lalu. Saya kira untuk Riau, persiapannya sudah maksimal. Dalam sebuah ivent nasional seperti PON maupun seagames, apalagi seagames, tidak ada yang sempurna, tidak ada gading yang tidak retak.

DEDE YUSUF (WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT)
Secara umum saya lihat pertandingan berjalan cukup lancar dan aman. Antusiasme penonton juga cukup tinggi. Dari sisi kesiapan venue  sudah cukup baik. Salah satunya venue panjat tebing yang layak untuk menyelenggarakan event yang lebih besar dari PON. Jawa Barat akan belajar banyak dari PON Riau ini. Semua yang baik di PON Riau akan kita upayakan lebih baik lagi di PON Jabar 2016.“Secara umum baik, tinggal bagaimana atlet bisa bertanding dengan maksimal meraih hasil yang maksimal"

VENNA MELINDA (ANGGOTA  KOMISI X DPR RI)
Waduh sangat luar biasa ya. Ini mungkin yang terdetil (terlengkap) se-Indonesia,hampir seluruh fasilitas yang dimiliki media center ini berkelas dan terkesan luks. Fasilitasnya sangat lengkap. Karena saya lihat tadi ada medical corner, kemudian ada tempat istirahatnya. Terus mobile medianya juga lengkap,Media Center Utama ini juga memiliki studio dan peralatan IT yang sudah berkelas. ‘’Jadi luar biasalah, untuk ukuran media center,’’ pujinya.


UTUT ARDIANTO (KETUA KOMISI X DPR RI)
keberadaan venues di Riau sudah berkualitas dan berstandar internasional. Sarana infrastruktur tersebut berperan positif dalam meningkatkan kualitas olahraga serta pembinaan atlet berprestasi.

‘’Kita bangga dengan Riau. Meskipun kita tahu perjalanannya cukup sulit, tapi berjalan lancar. Venues dan sarananya dibangun dengan baik dan berkualitas, sehingga perlu diberikan apresiasi



PERNYATAAN WARTAWAN TV ONE YANG DISAMPAIKAN KEPADA GUBERNUR RIAU H.M.RUSLI ZAINAL (DIKUTIP DARI PERNYATAAN  GUBERNUR RIAU DI RIAU TELEVISI TANGGAL 19 SEPTEMBER 2012 PUKUL 19.30 
"SAYA SUDAH PERNAH MELIPUT BEBERAPA PERTANDINGAN INTERNASIONAL BASKET DI FHILIPINA, VENUE BASKET RIAU LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN VENUE BASKET YANG ADA DI FHILIPINA"


PERNYATAAN PEMRED TOP SKOR YANG DISAMPAIKAN KEPADA GUBERNUR RIAU H.M.RUSLI ZAINAL (DIKUTIP DARI PERNYATAAN  GUBERNUR RIAU DI RIAU TELEVISI TANGGAL 19 SEPTEMBER 2012 PUKUL 19.30 
"SAYA SUDAH PERNAH MENGIKUTI AGENDA OLAHRAGA DI EROPA, TETAPI MEDIA CENTER YANG ADA DISANA TIDAK SELENGKAP MEDIA CENTER UTAMA PON XVIII RIAU"


PERNYATAAN DANURWINDO  YANG DISAMPAIKAN KEPADA GUBERNUR RIAU H.M.RUSLI ZAINAL (DIKUTIP DARI PERNYATAAN  GUBERNUR RIAU DI RIAU TELEVISI TANGGAL 19 SEPTEMBER 2012 PUKUL 19.30 
"SAYA LAMA TINGGAL DI ITALIA, STADION UTAMA RIAU LEBIH BAIK BILA DIBANDINGKAN DENGAN STADION YANG ADA DI ITALIA"


SELVYAYANA HOSEN (PENGURUS KONI PUSAT)
Ketika ditemui di venues menembak  Selvy tidak memungkiri adanya kekurangan. Namun hal itu dapat dimaklumi karena melihat kondisi Riau saat ini.

Beberapa venues, seperti PKM UIN untuk anggar, GOR Beladiri untuk wushu, dan Stadion Atletik yang berada di Rumbai kualitasnya sangat bagus. Dapat dibilang layak untuk mempertandingkan iven-iven lebih tinggi. Peralatan yang dipasangkan di pertandingan merupakan salah satu hal yang sangat penting, dan melihat pelaksanaan, rata-rata semuanya layak dan bagus.

IWAN KWOK (TECHNICAL DELEGATE WUSHU)
Venues yang dipersiapkan untuk Cabor Wushu  sudah maksimal. ‘’Bagus sekali, karena untuk standar gedung beladiri di Indonesia, ini sudah sangat pas’’ .

Tidak itu saja, bahkan ada beberapa venues di Riau yang berstandar internasional. Sebut saja lapangan Panahan di kawasan UIR, Venues squash di Stadion Utama Riau, Sepatu Roda di Siak, atau kemewahan GOR Tribuana pasca renovasi

I NYOMAN BUDIANA (TECHNICAL DELEGATE PANAHAN)
‘’Venue Panahan yang ada sekarang, bisa dibilang terbaik se-Asia Tenggara. Dengan luas lapangan yang ada serta fasilitas pendukung serta kelengkapan, ini sangat bagus,’’

Menurut Nyoman, dari pengalamannya di sejumlah negara termasuk di Indonesia yang sudah menyelenggarakan iven nasional maupun internasional, lapangan panahan Riau masih yang terbaik. ‘’Saya sudah beberapa kali meninjau persiapan PON Riau ini sebelumnya, untuk lapangan panahan PON Riau masih lebih baik dari yang lainnya termasuk beberapan negara lainnya di Asia Tenggara yang pernah menyelenggarakan iven sekelas PON ini’’ .


Ir ASEP SUHENDI (KETUA HARIAN PERSATUAN SEPATU RODA SELURUH INDONESIA)
Venues Sepatu Roda di Siak bisa dimaksimalkan sebagai lokasi penyelenggaraan iven selain PON. ‘’Semuanya tergantung Riau untuk tetap menjaga dan merawat venues. Karena dibanding venues sepatu roda SEA Games, lintasan di Siak lebih bagus.


MUSA (ATLET SOFTBALL PAPUA)
Meskipun kondisi venues untuk tempat duduk penonton belum rampung. Namun dari segi lapangan sangat baik dan layak

‘’Melihat luasnya serta kelengkapan fasilitas pendukung selama pertandingan. Ini sangat bagus". 


ARYA SIDHARTA (WAKIL KETUA PERSATUAN OLAHRAGA DAYUNG SELURUH INDONESIA /PODSI)
Venue dayung di Danau Kebun Nopi Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing terbaik di Indonesia. Selaku pengurus PODSI Pusat ia mengusulkan agar pada ISG 2013 di Riau —yang akan diikuti 57 negara Islam anggota OKI— Kabupaten Kuansing tuan rumah untuk cabang dayung. Selain reprensetatif, lanjutnya, jumlah penonton terbanyak selama lomba dayung di gelar di Indonesia berada di Kuansing. Hal tersebut tak terlepas dari kesukaan masyarakat Kuansing yang demikian tinggi terhadap lomba dayung karena adanya pacu jalur.


MAX BAMBANG SUMATRI (KETUA HARIAN PERSATUAN SQUASH INDONESIA/PSI)
Pihaknya sangat mendukung bila cabang squash bisa ikut dipertandingkan pada ISG 2013, karena Riau sudah memiliki venue bertaraf internasional. Venue squash sangat rapi dan bersih ini membuat para pemain dan penonton bisa menikmati olahraga ini dengan nyaman.

Arena squash terdiri dari empat lapangan yang masing-masingnya dilengkapi dengan penghitung angka digital. Khusus lapangan utamanya dipasang kamera digital. Selain itu didukung pencahayaan lapangan yang sangat bagus sehingga menjadikan arena squash yang sangat memenuhi syarat untuk menggelar pertandingan berskala internasional.
Komentar yang senada juga diutarakan oleh para atlet squash yang berlaga di PON kali ini. Mereka sangat puas dengan kondisi lapangan. Lantai dan dindingnya yang berkualitas membuat permainan mereka menjadi lebih baik lagi. Hal yang tidak kalah penting adalah fasilitas pendukung lainnya seperti toilet yang bersih dengan penyediaan air bersih yang lancar.


SUCIPTO (PELATIH ANGGAR JAWA BARAT)
Venue anggar Riau cukup megah apalagi bila dilihat dari luar.



MURSID WEKA (DEPUTI SEKJEN PSSI)
Stadion Utama Riau mendapatkan penilaian yang memuaskan bagi penyelenggaraan babak Kualifikasi Piala Konfederasi Sepakbola Asia (Asian Football Confederation, AFC) maupun pertandingan internasional lainnya. ‘’Sejauh pengamatan kami, Stadion Utama Riau sudah sangat memuaskan dan sangat layak untuk penyelenggaraan pertandingan internasional

TYAS ANGGORO (ANGGOTA DEWAS LPP RRI)
"Saya kagum sama media center yang mampu menyulap Perpustakaan Wilayah Soeman Hasibuan menjadi tempat awak media. Ini luar biasa, lebih bagus dan menunjukkan Riau lebih siap untuk menggelar PON"




Sumber :
Wawancara Live di berbagai TV



Daftar Perolehan Medali Sementara  PON XVIII 2012 POVINSI RIAU per Tanggal 19 September 2012 Pukul  22:00 WIB (emas, Perak dan Perunggu)


1 DKI JAKARTA 102 101 109 312
2 JAWA BARAT 98 77 99 274
3 JAWA TIMUR 85 81 84 250
4 JAWA TENGAH 47 52 66 165
5  KALIMANTAN TIMUR 42 43 47 131               
6 RIAU 42 38 50 130
7 SULAWESI SELATAN 18 16 20 54
8 SUMATERA UTARA 15 18 21 54
9 BALI 15 16 29 60
10 LAMPUNG 15 8 10 33
11 SUMATERA BARAT 12 10 24 46
12 NUSA TENGGARA BARAT 11 5 7 23
13 SUMATERA SELATAN 10 13 26 49
14 DI YOGYAKARTA 9 12 16 37
15 PAPUA 9 11 15 35
16 KALIMANTAN BARAT 6 6 13 25
17 SULAWESI UTARA 6 6 6 18
18 KALIMANTAN TENGAH 6 4 6 16
19 KALIMANTAN SELATAN 5 12 18 35
20 BANTEN 4 8 15 27
21 KEP. RIAU 4 1 5 10
22 MALUKU 3 10 5 18
23 JAMBI 3 8 20 31
24 PAPUA BARAT 3 3 11 17
25 SULAWESI TENGGARA 3 0 2 5
26 NUSA TENGGARA TIMUR 2 8 3 13
27 ACEH 2 5 18 25
28 KEP. BANGKA BELITUNG 2 3 4 9
29 GORONTALO 2 1 1 4
30 SULAWESI TENGAH 1 1 1 3
31 BENGKULU 0 2 4 6
32 MALUKU UTARA 0 0 1 1
33 SULAWESI BARAT 0 0 0 0
Akhirnya Cabang Olahraga meraih koleksi emas Kontingen Tuan Rumah Riau, Medali emas tersebut disumbangkan Trio Srikandi Riau, Ayu Lestari, Nurhidayati, Sella Triyadi R. Berlaga  dinomor  Beregu Aduan Ronde Nasional trio srikandi Riau berhasil mengumpulkan nilai 191 poin mengalahkan trio Srikandi Jawa Timur, Anggie Nurfitria Sari, Foury Akadiani dan Wenny Pristianti, sedangkan  medali perunggu disabet kontingen Lampung yang bermaterikan Mesra Ayuni , Muryanti, dan Suci Dwi Megasari yang mengalahkan tim beregu putri Lampung.andi Riau tersebut merupakan tekad para atlet untuk meraih kemenangan.

Raihan Medali emas dari Cabang Olahraga Panah ini adalah hal yang luar biasa bagi Riau,karena sebelumnya Perpani riau tidak menargetkan Medali Emas.
Impian David Susanto Agung untuk meraih emas keduanya pupus sudah. Di hari sebelumnya David Agung Susanto yang berpasangan dengan Tito Parulian berhasil mempersembahkan medali emas melalui nomor Ganda Putra. Di Partai Final Tunggal Putra David Agung gagal melakukan revans atas Wisnu agung Nugroho (Jawa tengah), di partai Beregu David Agung dikalahkan oleh Wisnu. David Agung Santoso harus mengakui keunggulan Petenis Jawa Tengah Wisnu adi Nugraha 7-5 dan 6-3.

                

Pertandingan ini cukup menguras tenaga dan konsentrasi kedua pemain . Di set pertama David sempat unggul hingga akhirnya disusul oleh wisnu,kejar-kejaran skor terjadi di Babak pertama hingga akhirnya Wisnu memenangkan pertandingan dengan Tie brea. , walau didukung oleh ratusan suporter David tetap tidak mampu memenangkan pertandingan, memasuki set kedua, Wisnu langsung melesat  tak terbendung dan  memenangi set ini dengan skor 6-3.



Berikut daftar perolehan medali PON XVIII hingga Rabu 19 September 2012 pukul 12.00 WIB: (Emas, Perak, Perunggu)

1 DKI JAKARTA 92 91 99

2 JAWA BARAT 85 70 97

3 JAWA TIMUR 79 76 80

4 JAWA TENGAH 42 47 63

5 KALIMANTAN TIMUR 41 41 43

6 RIAU 41 36 50

7 SULAWESI SELATAN 17 15 18

8 SUMATERA UTARA 15 17 19

9 BALI 15 16 28

10 LAMPUNG 15 8 9

11 SUMATERA BARAT 12 8 22

12 NUSA TENGGARA BARAT 11 5 7

13 SUMATERA SELATAN 9 13 26

14 DI YOGYAKARTA 9 12 13

15 PAPUA 9 11 14

16 KALIMANTAN SELATAN 6 12 18

17 KALIMANTAN BARAT 6 4 13

18 KALIMANTAN TENGAH 6 4 6

19 BANTEN 4 8 14

20 SULAWESI UTARA 4 6 4

21 KEP. RIAU 4 1 4

22 MALUKU 3 10 5

23 JAMBI 3 8 19

24 PAPUA BARAT 3 3 9

25 SULAWESI TENGGARA 3 0 2

26 KEP. BANGKA BELITUNG 2 3 4

27 GORONTALO 2 1 0

28 NUSA TENGGARA TIMUR 1 7 3

29 ACEH 1 4 16

30 SULAWESI TENGAH 1 1 1

31 BENGKULU 0 2 4

32 MALUKU UTARA 0 0 1

33 SULAWESI BARAT 0 0 0
Setelah sebelumnya Pesilat Riau meraih medali emas melalui pesilat Dicky Amanda. Riau juga berhasil menambah koleksi medali Emas dari pencak SIlat di Kelas F Putra melalui Pesilat Almad Siregar yang menumbangkan pesilat Rahmat Fitroh dari Jawa Tengah.
Kontingen Tuan Rumah Riau sukses menambah medali Emas melalu cabang Olahraga dayung di nomor 250 meter dragon boat . Tim dayung Riau menjadi yang tercepat  dengan catatan waktu satu menit 06.693 detik, Medali perak direbut Jawa Barat dengan catatan waktu satu menit 06.988 detik dan perunggu oleh Kalimantan Selatan dengan waktu satu menit 07.273 detik.

Selain merebut Emas, kontingen Riau juga mampu merebut medali perunggu, pada nomor M (putra) 22 krew jarak 250 meter dengan catatan waktu 56.641 detik sedangkan medali emas direbut Kalimantan Tengah dengan catatan waktu 52.82 detik dan perak oleh Jawa Barat dengan catatatan waktu 55.721 detik.
Petenis meja Andalan Riau yang juga mantan Atlet nasional Yon Mardiono sukses meraih emas setelah mengalahkan atlet Jawa Timur Gilang Maulana dengan skor 4-2

Daftar perolehan medali PON XVIII  hingga Selasa Tanggal 18 September 2012 Pukul 18.00 WIB : (Emas, Perak, Perunggu) :


1 DKI JAKARTA 80 88 95

2 JAWA BARAT 80 61 91

3 JAWA TIMUR 76 72 75

4 JAWA TENGAH 37 38 58

5 RIAU 37 31 43

6 KALIMANTAN TIMUR 34 38 39

7 SULAWESI SELATAN 17 15 17

8 LAMPUNG 15 7 9

9 SUMATERA UTARA 14 17 19

10 BALI 12 13 27

11 SUMATERA BARAT 12 8 21

12 NUSA TENGGARA BARAT 11 5 7

13 SUMATERA SELATAN 9 13 24

14 DI YOGYAKARTA 9 11 13

15 PAPUA 8 11 14

16 KALIMANTAN SELATAN 6 12 16

17 KALIMANTAN BARAT 6 4 12

18 KALIMANTAN TENGAH 5 4 6

19 BANTEN 4 7 13

20 SULAWESI UTARA 4 6 3

21 KEP. RIAU 4 1 3

22 MALUKU 3 10 5

23 JAMBI 3 6 14

24 PAPUA BARAT 3 3 8

25 SULAWESI TENGGARA 3 0 2

26 KEP. BANGKA BELITUNG 2 3 4

27 GORONTALO 2 1 0

28 NUSA TENGGARA TIMUR 1 7 3

29 ACEH 1 4 16

30 SULAWESI TENGAH 1 1 1

31 BENGKULU 0 1 4
Cabang Angkat Berat kembali menyumbangkan Medali Perak bagi Kontingen Tuan Rumah Riau. Lifter Rizki Afriyanto meraih  total angkatan 905kg, yakni angkatan squat 380kg, angkatan benchpress 220kg dan angkatan deadlift 305kg. Medali perunggu diraih atlet Jawa Tengah Triwibowo Jatmiko dengan total angkatan 782,5kg, yakni angkatan squat 360kg, angkatan benchpress 182,5kg dan deadlift 240kg. Sedangkan medali emas diraih Lifter Kalimantan Timur Dodi Yanto dengan total angkatan 912 kg..
Riau kembali mendapat tambahan koleksi medali perak. Kali ini medali perak berhasil dipersembahkan dari Cabang Olahraga Angkat Berat. Di Kelas 84+ kg putri atlet Riau Rini Maisuri berhasil meraih Medali perak dengan total angkatan 632,5 kg dari angkatan squat 275 kg, B press 157,5 dan D lift 200. Sedangkan medali Emas di Raih Lilis Idaningsih dari Jawa Barat  dengan total angkatan 637,5 Kg dari angkatan squat 280 kg B press 155dan angkatan 202.5 kg dan medali perunggu  direbut oleh atlet asal Papua Barat, Fitria Martiningsih dengan total angkatan 625 Kg yang diperoleh dari angkatan squat 275 kg, B press 140 kg, dan di nomor D lift  Fitria mampuh memecahkan rekor nasional dengan angka 210 Kg.


Tim Panjat tebing Riau kembali berhasil meraih medali Emas,di nomor Boulder tim Campuran atlet Riau  Eka Bayu, Dani S, M Syahrurozi, Ade Andriani dan Nita S.  Tim Riau berhasil menjadi yang tercepat setelah mengalahkan Tim Jawa Timur dan DIY Yogyakarta.

Akhirnya Kontingen Tuan Rumah Riau berhasil mendulang emas dari cabang Olahraga Pencak Silat. Di Final kelas C yang berlangsung di GOR Kota bangkinang pesilat Riau Putra Dicky Amanda berhasil mengalahkan mengalahkan pesilat Hamuddin asal Sulawesi Selatan dengan skor 5-0 pada pertandingan final terakhir sesi pertama.

Dicky merupakan pesilat asli Riau asal Siak, dan PON kali ini adalah PON pertama yang diikuti oleh Dicky.

Tuan rumah Riau berhasil menambah pundi medali emas, setelah di Cabang Olahraga Tenis Ganda Putra Riau David Agung Susanto/Tito Parulian  mengalahkan Perlawanan pasangan Papua Barat, Arya Mahendra/Tio Juliandi  6-1 dan 6-2

Heravita M taher Petenis Putri Andalan Riau harus mengubur impiannya untuk melaju ke Babak Final tenis Perorangan Putri, setelah di babak Semifinal PON XVIII yang berlangsung di Stadion tenis PTPN V dikalah Petenis Cantik DKI jakarta Vony Darlina. Dengan dukungan ratusan penonton di Set kedua heravita mampu bermain apik hingga terjadi tie break,namun Heravita harus mengakui keunggulan Vony dengan skor 6-7.







Petenis Putra riau David Agung Susanto berhasil melaju ke babak Final tenis perorangan Putra setelah mengandaskan perlawanan petenis DKI Jakarta Indra  Wijaya yang menjadi Unggulan pertama dengan skor 6-3, 6-2. dipertandingan kali ini David bermain cukup menawan dengan dukungan ratusan suporter David berhasil menang mudah dan tanpa perlawanan berarti dari petenis DKI.


Di partai Final  David Agung Santoso kembali ditantang unggulan kedua dari Jawa Tengah, Wisnu Adi Nugroho, sebelumnya di Partai tenis Beregu David ditaklukkan Wisnu Adi Nugroho.