Dentuman Lelo mengawali Penobatan Pewaris Kerajaan Rantau Kampar Kiri Gunung Sahilan. Dentuman tersebut sangat keras dan membuat sontak para tamu dan undangan kaget. Tengku Muhammad Nizar resmi dinobatkan sebagai pewaris Kerajaan Rantau Kampar Kiri di Istana Darussalam Koto Dalam, Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten  Kampar.

Tengku Muhammad Nizar SH.M.Hum dinobatkan oleh Drs. Tengku Akhyar bin Tengku Arifin bin Tengku Sulung menjadi Pewaris Kerajaan Rantau Kampar Kiri pada Tanggal 22 Januari 2017 , ia mengantikan Putra Mahkota Ayahanda Tengku Gazali yang dinobatkan menjadi raja pada 15 Juli 1941 namun Tengku Gazali belum naik tahta. 

Untuk meneruskan tahta kerajaan
Tengku Muhammad Nizar menjadi pewaris kerajaan setelah kerajaan ini sempat mengalami kekosongan pemimpin, sekaligus menjaga dan melestarikan budaya masyarakat Rantau Kampar Kiri dan penobatan yang dilakukan  ini adalah yang pertama kalinya setelah 87 tahun sebelumnya yaitu pada 1930 dilakukan penobatan pada raja sebelumnya, YDTB Tengku Sulung.

Sehari sebelum dilakukan penobatan dilakukan prosesi rantau baguluang, dimana para khalifah luak nan 4 bersama Datuk Singo akan berdatangan bersama ke Istana Gunung Sahilan. Mereka datang setelah melakukan prosesi rembuk adat di kekhalifahan Kuntu dan kemudian dilakukan prosesi arakan menghilir Sungai Kampar Kiri, selain itu juga dilakukan ritual mencuci benda-benda pusaka kerajaan.


Setelah dilakukan penobatan kemudian dilalukan pemasangan tanjak atau mahkota kerajaan dan juga pemasangan keris kepada Tengku Muhammad Nizar dan kemudian dilanjutkan penandatangan berita acara pengukuhan oleh Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dan juga Pejabat Bupati Kampar Syahrial Abdi disaksikan ninik mamak, keluarga kerajaan, Ketua LAM Riau Al Azhar, Ketua DPRD Riau Septina Primawati Rusli, Raja-Raja Nusantara dan ribuan masyarakat dan setelah itu  Yang Mulia Yang Dipertuan Agung Tengku Muhammad Nizar menduduki singgasananya , dan kemudian acara penobatan ditutup dengan makan bejambau dan sebelumnya diawali pembacaan doa sebagai tanda syukur suksesnya acara penobatan.

Berikut Video Penobatan Tengku Muhammad Nizar SH.M.Hum sebagai Raja Rantau Kampar Kiri Gunung Sahilan
Petani Desa Pemandang Kabupaten Rokan Hulu di Riau akan menggelar pesta makan durian  di Pekanbaru. Bagi penggila kuliner khususnya Buah Durian silahkan datang dan menikmati pada Hari Minggu 18 Desember 2016 di Gelanggang Remaja Pekanbaru pada Pukul 18.00-22.00 WIB.
 
Event Ini bukanlah sekedar memakan durian  tapi lebih dari itu, yaitu menjaga sebuah kearifan lokal dari masyarakat Desa Pemandang Kabupaten Rokan Hulu. Acara ini diselenggarakan oleh Kelompok Tani Riau Lestari,  dalam acara ini akan dilakukan 'Deklarasi Haluan Anggota Kelompok Tani Riau Lestari' dan juga agenda lainnya, yaitu Pengenalan Desa Pemandang, Anugrah Kearifan Lokal, serta Pentas Seni.

Pesta durian ini menjunjung tema "Bersama Petani Kita Wujudkan Swasembada Pangan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Riau". Menurut Panitia Pelaksana, durian yang disajikan merupakan durian berkualitas terbaik yaitu  durian montong dan durian mentega (durian jantung dan durian tapa).

Acara ini tidaklah gratis, panitia menawarkan tiket, dimana satu tiket untuk 1orang peserta, untuk harga Tiket Umum sebesar Rp.30.000 sedangkan VIP Rp.100.000, untuk satu paket atau sebanyak 5orang satu meja dikenakan biaya tiket Rp.150.000 dan akan diberikan 8durian untuk 5orang tersebut atau satu paket, dan jika merasa kurang dengan jumlah 8 durian tersebut, peserta  dapat menambah durian lagi, dengan syarat durian tersebut tidak diizinkan untuk dibawa pulang dan hanya untuk dimakan ditempat pelaksanaan, menurut Ela, salah satu penjual tiket ia lebih banyak menjual tiket untuk umum, menurutnya Tiket untuk umum lebih murah dan kualitas durian yang disajikan untuk tiket dan VIP adalah sama. Uang dari penjualan Tiket tersebut merupakan dana untuk durian dan juga transportasi durian dari Desa Pemandang ke Pekanbaru. 

 
                                              


Dengan pesta durian ini, para petani dapat memperkenalkan budaya kearifan lokal dan buah durian asli milik masyarakat. Untuk mengumpulkan buah durian sebanyak 4.000 buah, panitia sudah berkoordinasi dengan masyarakat desa supaya dua hari menjelang hari H, buah durian tidak boleh dijual pada siapapun.

“Untuk mendapat 4.000 durian, kami hanya kumpulkan dua hari saja, dan masyarakat desa sudah sepakat. Inilah bentuk kearifan lokal kami. Dan jangan salah, di desa itu kalaupun ada warga yang tak punya pohon durian, dia boleh menikmati durian dari tetangganya, dan gratis. Kearifan lokal inilah yang mesti kita lestarikan,” ujar Purnomo panitia pelaksana melalui percakapan telpon.
 
Sementara itu salah seorang penjual tiket, ela menyatakan bahwa ia protes karena beberapa media online memberitakan bahwa event ini berlangsung hari sabtu, ngak mungkin dong pak event ini digelar bersamaan dengan Final Piala AFF Indonesia vs Thailand.

Jika Anda penasaran mencicipi bagaimana wangi aroma dan legit lezatnya rasa durian khas Rohul silahkan datang keacara ini dan untuk pembelian tiket dapat menghubungi Ela di 082386942191. (pn)
Pertumbuhan pengguna Internet atau melek internet di Indonesia kian meningkat dan ini terjadi seiring kebutuhan informasi dan tentunya dengan perkembangan teknologi. Dan ini merupakan peluang yang cukup besar bagi blogger dan pengelola media online, namun selama ini blogger dan pengelola media online kesulitan untuk berkembang karena kalah dengan media-media besar, terutama dalam memperoleh traffic ataupun iklan.

Menyikapi hal terebut diatas UC Web yang difasilitasi oleh Aliansi Jurnalis Independensi (AJI) pada Festival Media 2016 Sabtu tanggal 19 November 2016  di Kota Pekanbaru, mengadakan kumpul bersama dengan mengusung tema "How to Monetize Your Blog and Web“, 

UCWeb, sendiri merupakan bagian dari Alibaba Group yang beberapa waktu lalu telah meluncurkan UC News di Indonesia. UC News merupakan platform didukung oleh teknologi ‘big data’ yang menyajikan berita pilihan dan terpopuler dengan berita nasional dan internasional, teknologi, hiburan, film, gaya hidup, travelling, kesehatan, humor,  dan lain-lain. 

Ketua AJI Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Suwarjono atau yang biasa disapa Mas Jono yang merupakan Pemimpin Redaksi Suara.com, menjelaskan acara ini merupaka jawaban dari  kebutuhan nyata dari para blogger dan pengelola media online untuk menghasilkan pendapatan. Sehingga mereka bisa terus mempublikasikan konten-konten bermutu di internet (Content is King) , bahkan Mas Jono buka-bukaan mengenai Traffic kunjungan perhari website yang ia kelola serta penghasilan perbulannya.

Sementara dari UC Web hadir sebagai pembicara Marcos Federal, Senior Business Manager of UC Web (Alibaba Group) dan dalam suatu perbincangan Marcos menyampaikan bahwa Pekanbaru merupakan kota tempat ia lahir dan dibesarkan, selain itu juga menjadi pemateri Ghanniy Fitra, Senior BD Manager Alibaba. Marcos dan Ghanniy menyampaikan bagaimana  cara monetisasi blog dan media dan mereka juga menyampaikan bahwa  UC News  telah bekerjasama dengan banyak media di Indonesia, dan UC News membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan blogger terutama blogger dan pengelola media  penyedia konten lokal.

Selain itu hadir juga sebagai pembicara selebgram Goizza, goizza menjelaskan bagaimana ia memulai menjadi Selebgram, dan menjelaskan tips dan trik menghasilkan uang melalui instagram, bahkan ia juga menyebutkan tarif untuk endorse di Akun Instagramnya. Acara ini berlangsung dengan  sukses, dan ini ditandai dengan antusiasnya peserta dengan mengajuka berbagai pertanyaan kepada narasumber.
Kamis (17/11/16) bertempat di Damon Butik Hotel Pekanbaru Jl. Hang Tuah No.46A Pekanbaru, Sail Restaurant & Gallery diresmikan, sebuah rumah makan yang hadir dengan konsep unik. Rumah makan ini tidak sekedar menawarkan makanan,  tetapi lebih memadukan kuliner dan seni melayu, disalah satu pojok ruangan ditampilkan gallery berbagai ornamen melayu.


Sail Restaurant & Gallery, secara simbolis diresmikan dengan pengguntingan pita oleh Mantan KSAL Laksmana Slamet Soebijanto, dalam peresmian ini turut dihadiri Tokoh Riau Mantan Bupati Bengkalis Fadlah Sulaiman, Mantan Direktur Utama Bank Riau Kepri H. Syafei Yusuf, Tengku Mukhtar, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya H.Syafei Yusuf menyampaikan turut bangga dan senang, seorang putri Riau mampu berusaha dan ini harus dibantu dan didorong, selama ini terstigma bahwa anak melayu tidak bisa berusaha dan berdagang dan ini adalah buktinya Yanti Tajoel Mulyono mampu melakukannya.


Yanti Tajoel Mulyono owner Sail Restaurant & Gallery mengungkapkan kuliner yang ditawarkan masakan arab, western,asia,indonesia dan tentunya khas melayu. Nasi Kebuli, soup laham, Nasi Mandhi, Kambing bakar, asam pedas patin dan berbagai menu lain tersedia di Sail Restaurant & Gallery .
 

Untuk  harga yanti mengatakan cukup bersaing dan relatif terjangkau,
Sail Restaurant & Gallery menembak segmen pasar pecinta kuliner yang ingin mencoba menu baru, dan juga jemaah umrah/haji yang rindu dengan masakan arab