Tampilkan posting dengan label PSPS PEKANBARU. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label PSPS PEKANBARU. Tampilkan semua posting
Kembali bergulirnya kompetisi resmi sepakbola ditanah air setelah beberapa tahun penuh kisruh dan banned dari FIFA. PSPS  Riau melakukan perombakan demi target kembali kekasta tertinggi sepakbola Indonesia tahun ini. Dimulai turun gunungnya Dirut PSPS yg langsung mengambil alih posisi Manajer, dibantu 3 asisten Manajer yg berkompeten dibidangnya, serta adanya posisi baru Humas Media Officer juga jadikan formasi manajemen yg lebih segar dan berkompeten.
 
Posisi Pelatih dan Jajaran Asisten masih dipercayakan pada pelatih yg sama sejak 2014. Trio coach yg mampu membawa PSPS meraih posisi 16 Besar DU 2014 dan 8 Besar ISC B 2016. Juga comebacknya Dokter dan Masseur tim PSPS sejak era 2000an keformasi official tim. Tak lupa Fisioteraphy makin mensolidkan kekuatan official team. Dalam komposisi pemain, Regulasi memaksa semua klub memburu pemain muda dibawah umur 25 tahun dan hanya 5 pemain diatas 25 tahun (Senior). Manajemen & Pelatih pun bergerak cepat bekerja dibursa transfer. 9 pemain terbaik asli Riau hasil seleksi siap tunjukkan kemampuan terbaiknya untuk bersaing dengan talenta muda lokal Nasional. Sebut saja ada eks pemain Timnas U-19 Juara Piala AFF U-19 2013 didalam skuad. Juga ada eks Kapten Timnas U-17 dan Juara Piala HKFA Hongkong 2013 bersama timnas Indonesia usia muda. Juga ada pemain yg sudah merasakan 2x Juara ISL U-21 di 2 klub berbeda. Ditunjang 4 pemain senior yg sudah malang melintang bersama klub-klub ISL semakin membuat materi skuad PSPS musim ini sangat menjanjikan dan solid.

Dan dengan dukungan sponsor serta suporter tentunya Askar Theking dan Curva Nord 1955 PSPS Riau, sudah mantap untuk menatap Liga 2 tahun 2017, dan bertempat di Pelataran Parkir Stadion Rumbai, Senin Malam tanggal 17 April 2017, resmi diperkenalkan ke publik skuad PSPS RIAU Tahun 2017 dan juga Jersey teranyar PSPS RIAU. Perkenalan Jersey diawali dengan hitungan mundur secara bersama-sama oleh Suporter dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita Oleh Gubernur Riau bersama pelatih dan  manajemen PSPS RIAU.

Jersey PSPS RIAU tahun 2017 tampil beda dan unik, jersey ini merupakan rancangan dari warga  Pekanbaru yang bernama
sony andrio, sony berhasil memenangi sayembara jersey PSPS RIAU 2017. Jersey teranyar ini hadir dengan menonjolkan identitas lokal melayu yaitu pucuk rebung. 

source  : Instagram PSPSOFFICIAL
Wikipedia maupun berbagai website dan media lain menyebut Julukan PSPS PEKANBARU dengan menulis dengan Tim Askar Bertuah, namun mereka mengartikan Askar Bertuah sebagai Tim Yang Beruntung. Padahal maknanya bukan demikian, pada tahun 1994 Tim Redaksi Riau Pos memberikan julukan Askar Bertuah kepada Tim PSPS PEKANBARU, pada saat itu Kazzaini KS memilih kata Askar Bertuah sebagai julukan. Bertuah yang dimaksud bukanlah bermakna beruntung, namun berhungan dengan Bertuah Motto Kota Pekanbaru, yaitu  Bersih, Tertib, Usaha bersama dan Harmonis, jika disingkat menjadi Bertuah.

Setelah dipilih Kata Askar Bertuah, lalu dibuatkan Logo Askar Bertuah oleh kartunis Riau Pos Furqon LW. Logo Askar Bertuah tersebut mencerminkan wajah seseorang yang berekspresi bersemangat dan mengikat kepalanya dengan Kain yang bertuliskan PSPS, dan dipinggir logo itu ditulis Askar Bertuah. Namun belakangan Julukan Askar Bertuah tersebut, bermaknan kearifan lokal.(RP)

"Hi Indonesia! One of the cities that i will be visiting when I am in Indonesia in June 2013 is Pekanbaru, tulis Radja Nainggolan dalam account twitter milknya @OfficialRadja. Radja Nainggolan merupakan pemain nasional Belgia yang saat ini merumput bersama Tim Serie A Italia cagliari. Pemain berdarah batak ini akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 23 Juni mendatang dan akan mendatangi Kota Pekanbaru.
Kedatangan Radja Nainggolan disponsori perusahaan yang bergerak di bidang sport entertainment yaitu Top Sportainment. Dalam akun twitter resminya @TSportainment mengupload photo Radja Nainggolan bersama Direktur yang mengkonfirmasi kedatangan Nainggolan ke Pekanbaru.


                                            

Dalam akun twitternya nainggolan menulis "Hi Indonesia! One of the cities that i will be visiting when I am in Indonesia in June 2013 is Pekanbaru, i'll see you there soon!" tulis Nainggolan.

Selain akan menyambangi Pekanbaru, pemain 24 tahun ini juga berharap dapat mengunjungi Ibukota negara Indonesia Jakarta dan juga kampung halaman leluhurnya medan.


"Other cities that i will be visiting in Indonesia are Jakarta, Medan...hope to see you all soon!"

"I'll tweet the fixed dates & details soon. Re: my upcoming 1st time ever visit to Indonesia, thanks for all your supports !

Radja Nainggolan merupakan salah satu pemain muda berbakat keturunan Indonesia yang merumput di Liga Italia Serie A. Kemampuan ciamiknya dalam mengolah bola membuat klub besar seperti  AC Milan, Inter Milan dan Juventus tertarik menggunakan jasanya.


Welcome Pekanbaru Radja Nainggolan 


Sumber Gambar  :
Akun twitter  @IndonesiaSatuFC  sebagai Wadah interaksi Pecinta Tim Nasional Indonesia yang utuh & inspirati melelang Jersey Pemain PSPS PEKANBARU M. Isnaini. Uang hasil penjualan Jersey PSPS PEKANBARU ini akan digunakan untuk biaya berobat Baby Putri yg saat ini tengah dirawat di RS Hermina Bekasi. Baby Putri merupakan cucu Alm. Abdul Kadir  yang dijuluki kancil. Abdul Kadir merupakan Legenda Sepakbola Indonesia pada masa lalu Abdul kadir telah banyak memberikan prestasi bagi sepakbola Indonesia. Lelang  Jersey Pemain  PSPS M Isnaini dimulai dari nominal Rp.100.000,- dan lelang diakhiri Jumat,1 Maret '13, hingga Minggu sore tanggal 24 Februari 2013 lelang jersey PSPS ini pelelang tertinggi dengan bid Rp.350.000 adalah salah satu admin dari fanspage PSPSPEKANBARU. Semoga ada penawaran yang lebih tinggi dari Pecinta dan suporter PSPS PEKANBARU.



Melanjutkan Perjuangan Suporter PSPS Pekanbaru sejak zaman dahulu, Berdiri dan beraksi di tribun Utara demi membela PSPS Pekanbaru dengan Mentalita Ultras Curva Nord 1955 dan akan selalu mendukung PSPS Pekanbaru dan persepakbolaan pekanbaru. Berikut bebeapa photo aksi dan kreatifitas dari Curva Nord 1955 Pekanbaru.






Dalam Lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) Tim Askar Bertuah PSPS Pekanbaru hanya mampu bermain imbang 1-1 menghadapi Persisam Samarinda di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru. Kendati menguasai jalannya pertandingan, namun PSPS Pekanbaru tidak mampu mengalahkan Persisam Samarinda, kedua tim harus puas berbagi angka

Menit-menit awal babak pertama, PSPS maupun Persisam sama-sama melancarkan serangan ke jantung pertahanan lawan. Namun, beberapa peluang yang tercipta tidak bisa dimanfaatkan oleh kedua tim. PSPS Pekanbaru tampil dominan dengan mengandalkan  penyerang sayapnya M Ilham (81) dan Rohit Chan (77).

                    

Kedua tim saling silih berganti menyerang, petaka pun terjadi di kubu pertahanan PSPS, saat terjadinya kemelut pada menit 14. Melalui service tendangan bebas yang dilakukan Ibrahim (9), berhasil memberikan umpan ke jantung pertahanan PSPS yang dikoordinir Ambrizal. Bola lambung tersebut gagal diantisipasi pemain bertahan PSPS. Sehingga  striker Persisam Kone (33) mampu menciptkan gol dengan dan membawa Persisam unggul 1-0 atas Tuan Rumah PSPS Pekanbaru.

Selebrasi Gol PSPS PEKANBARU
Setelah terjadinya gol oleh persisam, anak-anak PSPS bermain apik untuk mengejar ketertinggalan, berulang kali PSPS melakukan serangan namun selalu gagal karena  penyelesaian akhir yang tidak baik. Peluang terbaik diperoleh PSPS pada injuri time menit 45 melalui heading Pape, yang menerima umpan dari Rohit. Namun sayang, sundulan Pape itu, mampu diantisipasi Kiper Persisam Usman Pribadi.
                   
Meski babak pertama menyisakan waktu dua menit, namun PSPS tidak mengendurkan serangan. Hingga akhirnya, Jibby Wuwungan mampu memecahkan kebuntuan pada menit 47 melalu sepakan kaki kanannya. Jibby yang berdiri di jantung pertahanan Persisam, mendapatkan umpan melalui sundulan Pape ini, langsung melesakkan bola ke gawang Persisam. Bola keras itu pun, masuk ke gawang Persisam, yang tak mampu dihalau Usman Pribadi dan gol. Skor berubah 1-1. Gol penyama kedudukan yang diciptakan Jibby itu, disambut histeris ribuan para pendukung PSPS yang memadati stadion. Gol Jibby tersebut sekaligus penutup laga babak pertama

Sebuah Gol Indah  dari Jajang Mulyana berhasil memupuskan harapan PSPS PEKANBARU meraih poin penuh dihadapan pendukungnya.


                     

Kedua tim bermain dalam tempo cepat. Tuan rumah PSPS Pekanbaru yang mendapat dukungan penuh suporternya langsung mengancam gawang Mitra Kukar lewat tendangan Rohit Chan diawal pertandingan, namun bola masih mampu ditepis Syamsidar. Pertandingan sempat berhenti diawal pertandingan , PSPS PEKANBARU melakukan protes karena baju yang dikenakan wasit dan Tim Mitra Kukar hampir memiliki kesamaan warna

Pada menit ke-14, PSPS kembali menebar ancaman di depan gawang tim tamu. Kali ini lewat penetrasi Ndiaye Pape Lityr yang berdiri bebas menyambut umpan terobosan Lee Shou Hyoung. Sayang, tendangan Lityr masih melebar meski hanya tinggal berhadapan dengan Samsidar.


                     
Memasuki pertengahan babak pertama, Mitra Kukar mulai menemukan permainannya. Memaksimalkan serangan lewat sektor sayap, Naga Mekes mulai merepotkan pertahanan tuan rumah. Bahkan, pada menit ke-37, Arif Suyono berhasil melepaskan tendangan keras ke arah gawang PSPS. Beruntung, kiper Susanto dengan sigap mampu menepis bola.


Aksi dari sekelompok suporter didepan Pintu Masuk Stadion

Aksi Flare dari UWS 1980 di Tribun Utara bersama Curva North Pekanbaru,Jakmania,Aremania,Hang Tuah Mania


Aksi kertas struk pada saat kick off Indonesia vs Timor Leste


Aksi Flare di Tribun Utara Stadion Utama Riau


Aksi Flare oleh UWS 1980


Aksi Flare

Aksi Flare dari UWS 1980 di Tribun Utara bersama Curva North Pekanbaru,Jakmania,Aremania,Hang Tuah Mania


Sumber : Facebook Ultras West Sumatra 1980
Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai Pekanbaru kini tengah bersolek guna persiapan Kualifikasi Piala Asia U22. Berikut kami tampilkan update perkembangan renovasi stadion.

TAMPAK DEPAN STADION KAHARUDDIN NASUTION
STADION KAHARUDDIN NASUTION

LORONG BAGIAN DEPAN STADION KAHARUDDIN NASUTION

MOTIF UKIRAN MELAYU DI PINTU MASUK STADION
SEAT PENONTON DI TRIBUN
SEAT PENONTON YANG SUDAH MENGGUNAKAN NOMOR

KONDISI LAPANGAN
RUMPUT STADION



Gerakan Dua Ribu Rupiah  untuk  PSPS PEKANBARU merupakan sebuah gerakan murni yang lahir oleh pecinta PSPS PEKANBARU yang memiliki rasa solidaritas dan prihatin akan nasib pemain PSPS PEKANBARU. Sejauh ini sudah berbulan-bulan pemain PSPS PEKANBARU belum digaji, sungguh prihatin. PSPS distro berinisiatif untuk membuat sebuah Gerakan  Rp.2000 utk PSPS PEKANBARU.
Gerakan ini dilakukan dengan cara  pengumpulan dana utk membantu pemain PSPS PEKANBARU. Uang yang terkumpul langsung diserahkan kepada pemain PSPS PEKANBARU. Gerakan ini dimulai dari tanggal 30 Juni 2012, dan gerakan ini murni dari suporter tanpa membawa nama manajemen, kelompok suporter dan tanpa tendensi atau unsur politis dari pihak manapun. Uang minimal yang dapat disumbangkan sebesar Rp.2.000. ALhamdulillah di hari pertama Gerakan Dua Ribu untuk PSPS PEKANBARU telah terkumpul Rp.230.000 dan pada tanggal 5 Juli nanti sejumlah uang yang terkumpul akan diserahkan langsung kepada Pemain PSPS PEKANBARU.

Bagaimana Cara ikut serta dalam Gerakan Ini ?

Datangi PSPS DISTRO di jalan Teratai No 34 Pekanbaru (Depan ITTR). Masukkan uang pada box (kotak) yang telah disediakan kemudian bubuhkan tandatangan anda pada spanduk yang telah disediakan.


DONATUR PERTAMA YANG IKUT SERTA DALAM GERAKAN DUA RIBU RUPIAH UNTUK PSPS

DONATUR PERTAMA YANG IKUT SERTA DI GERAKAN RP.2.000 UNTUK PSPS PEKANBARU


DONATUR YANG MEMBUBUHKAN TANDATANGAN DISPANDUK.

GERAKAN DUA RIBU RUPIAH UNTUK PSPS PEKANBARU DIDUKUNG OLEH :
PSPS DISTRO
FP PSPS PEKANBARU (FACEBOOK) 
RIAU RUBBER MERCHANDISE
BLOG RIAU DAILY PHOTO



Pemain Timnas U22 menggunakan Kostum Bekas dari Pemain Timnas Terdahulu terlihat pemain dengan nomor 10 dengan nama Yongki, pemain bernomor 17 dengan nama Ruben


Sabtu Sore tanggal 30 juni 2012 bertempat di Stadion Kaharuddin Nasution rumbai pekanbaru dilangsungkan pertandingan ujicoba TIM PON Riau vs Timnas Usia 22. Pertandingan ini dimennagkan oleh Timnas U22 dengan skor 4-0. Keempat Gol Timnas U22 dicetak oleh Fandy menit 37 dan 43, Hendra Bayau 53' dan Bima 80

Pemain Timnas U22 Melakukan Pemanasan
Pelatih Kepala Timnas U22 Aji Santoso
Tim PON Riau melakukan Pemanasan
TIM PON RIAU
TIMNAS U22
TIM PON RIAU dan TIMNAS U22 berphoto bersama dengan perangkat pertandingan
Tim PON RIAU dan TIMNAS U22 saling bersalaman


Pemain Timnas Berdoa bersama